Pujian Ibu Titiek Soeharto Mencerminkan Keberhasilan Agus Andrianto Membangun Pemasyarakatan Produktif

NASIONAL TIME

- Redaksi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 00:41 WIB

5018 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI) menyampaikan apresiasi atas pernyataan Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, yang memberikan pujian kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Menurut kami pernyataan tersebut mencerminkan adanya pengakuan terhadap kinerja yang dinilai membawa perubahan nyata di lingkungan pemasyarakatan” ujar Ketua Umum DPP LPPI, Dedi Siregar,

Ketua Umum DPP LPPI, Dedi Siregar, mengatakan bahwa pernyataan ibu Titiek yang menyebut, “Kalau kabinet diisi seperti Pak Agus, Presiden tenang,” merupakan bentuk apresiasi terhadap kepemimpinan yang berorientasi pada kerja nyata dan hasil yang dapat dirasakan masyarakat.

“Menurut kami, pernyataan Ibu Titiek merupakan penilaian yang lahir dari pengamatan terhadap kinerja Menteri Imipas Agus Andrianto. Berbagai langkah pembenahan yang dilakukan di lingkungan pemasyarakatan menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan sistem yang lebih produktif, humanis, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Dedi Siregar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dedi menilai, transformasi yang dilakukan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga mendorong pemberdayaan warga binaan melalui berbagai kegiatan positif, seperti pelatihan keterampilan, pembinaan kemandirian, hingga pengembangan sektor produktif di berbagai lembaga pemasyarakatan.

Salah satu program yang mendapat perhatian adalah pengembangan kawasan Pulau Nusakambangan sebagai kawasan ketahanan pangan dan pusat kemandirian. Menurut Dedi, langkah tersebut menunjukkan adanya paradigma baru dalam pembinaan warga binaan agar memiliki keterampilan dan produktivitas yang dapat menjadi bekal setelah kembali ke masyarakat.

“Transformasi di Nusakambangan menjadi simbol bahwa lembaga pemasyarakatan tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat pembinaan, tetapi juga dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional dan pemberdayaan sumber daya manusia,” katanya.

Menurut Dedi Siregar, langkah tersebut merupakan inovasi yang patut diapresiasi karena menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan nasional. Melalui pemberdayaan lahan dan optimalisasi sumber daya yang tersedia, kawasan Nusakambangan tidak hanya menjalankan fungsi pembinaan, tetapi juga menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial.

“Transformasi yang dilakukan di Nusakambangan membuktikan bahwa pembinaan warga binaan dapat berjalan beriringan dengan upaya mendukung ketahanan pangan nasional. Ini adalah konsep yang sangat baik dan mencerminkan adanya visi pembangunan yang berorientasi pada hasil,” katanya.

Kami juga menilai keberhasilan berbagai program pemberdayaan di lapas menjadi bukti bahwa pendekatan pembinaan yang produktif lebih efektif dibandingkan sekadar menjalankan fungsi pemidanaan. Dengan adanya kegiatan positif setiap hari, warga binaan memperoleh kesempatan memperbaiki diri, meningkatkan keterampilan, serta memiliki bekal ketika kembali ke masyarakat.

Lebih lanjut, Dedi mengatakan bahwa kepemimpinan Agus Andrianto memperlihatkan keberanian melakukan perubahan di lingkungan pemasyarakatan melalui tata kelola yang lebih profesional, peningkatan produktivitas, serta penguatan fungsi pembinaan. Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan harapan masyarakat agar lembaga pemasyarakatan mampu mencetak warga binaan yang lebih siap menjalani kehidupan setelah menyelesaikan masa pidananya. (Red)

Berita Terkait

Kemendagri Sambut Positif FBO Indonesia, Siap Dukung Sabuk Kejuaraan hingga Program FBO Campus dan FBO School
GP Alwashliyah Dukung Sikap Tegas Kepala BP BUMN Dony Oskaria: Desak PT PP Jalankan Restrukturisasi Tanpa Mengorbankan Karyawan
Prof DR Sutan Nasomal : Bijaksana Mengartikan Londo Ireng Sangat Penting Karena Semua Itu Adalah Saksi Sejarah
Presiden Labeli Wartawan Sebagai Londo Ireng, Kasihhati : Preseden Buruk, Berpotensi Memicu Intimidasi Jurnalis
Mayjen TNI Krido Pramono Gugah Semangat Anak Bangsa Lewat Lagu “Teruslah Melangkah”, PW GP Al Washliyah DKI Beri Apresiasi Tinggi
KAMI Pertanyakan Siapa yang Fasilitasi Konferensi Pers Hotman di Kejagung, Minta Pemeriksaan Internal
Bursa Capres 2029 : Prabowo, Samsuri, S.Pd.I, M.A dan Anies, 3 Nama Calon Kuat untuk Pilpres 2029
Prof Sutan Nasomal Sarankan Presiden Ri Perintahkan Bawahan Kritik Saran Diterima Diwujudkan Dari Masyarakat Bukan Dianggap Sebaliknya Atau Di Bungkam!!!

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 19:31 WIB

Tanamkan Budaya Tertib Sejak Dini, Ditlantas Polda NTB Kenalkan Rambu Lalu Lintas kepada Siswa TK

Sabtu, 26 September 2026 - 18:32 WIB

Kemarau Belum Usai, Babinsa Wonosegoro Dampingi Droping Air Bersih untuk Warga Jlobog  

Sabtu, 26 September 2026 - 17:39 WIB

Patroli Malam Personel Koramil Dan Linmas Ciptakan Rasa Aman, Warga Sambut Antusias  

Sabtu, 26 September 2026 - 16:24 WIB

Kapolda NTB Ikuti Ngaji Kebangsaan Bersama Kapolri dan Gus Baha Secara Virtual

Sabtu, 26 September 2026 - 16:18 WIB

Wisuda Doktor, Bupati Baharuddin Siagian Berikan Beasiswa S2 bagi Putra Berprestasi Batu Bara  

Sabtu, 26 September 2026 - 13:33 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Sambut 70 Siswa biMBA AIUEO Melayu, Tanamkan Kesadaran Disiplin Sejak Dini

Sabtu, 26 September 2026 - 12:18 WIB

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polda NTB Matangkan Personel Lewat Lat Pra Ops

Sabtu, 26 September 2026 - 10:31 WIB

Wujud Kepedulian Lingkungan, Babinsa Sukosewu Dampingi Pemasangan Septic Tank Rumah Warga

Berita Terbaru